Masa depan itu tidak slalu lebih baik dari pada masa lalu, tapi persiapkanlah diri anda untuk hadapi masa depan, agar masa depan anda menjadi lebih baik dari pada masa lalu.
Ingin Ku tulis isi hatiku di atas kertas putih
Ku rangkai satu persatu apa yang aku rasakan
Ku pegang pulpen ini, dan ku tuliskan,... Namamu, dan aku bingun ciri khas apa yang ada pada dirimmu
Ku tersenyum membayangkannya,..
Wajahmu Berseri dan penuh kepolosan
Mempesona dan menggetarkan hatiku
Ingin rasa hati ini melayang
Saat kau lihat dan tatap mataku
Berjalan di depanku…melihat diriku
Hatiku bergetar tak tentu arah rasanya
Saat kau ada, aku malu
Ingin rasanya aku terus dengan dirimu
Berada di sampingmu slalu…
Memiliki hatimu, jiwamu...
Ku tak sanggup memendam rasa ini
Dan ingin ku tuliskan isi hatiku ini, di atas kertas putih.
Yang isinya tentang dirimu dan perasaanku padamu..
Hari ini jasadku ditemukan..
Terberai di tebing yang curam..
diantara ranting dahan..
Rimbunnya pepohonan..
Aku mati hari ini..
Mungkin esok hari atau lusa.. Jenazahku dikebumikan.. Perlahan.. Tubuh ini tertimbun tanah.. Aku sendirian.. Aku sendirian.. Aku sendirian.. Aku disini sendirian.. Menunggu datangnya pertanyaan.. Menunggu saatnya perhitungan.. Menyesal sudah tidak berguna.. Pintu tobat sudah tertutup.. Meratap, hanya itu yang tersisa.. Ya Allah ya Rabb.. Ibarat permainan, ini permainan yang "kurang fair".. Engkau tak pernah beritahukan akhir permainan ini.. Kini baru kutau.. Waktuku bermain telah selesai..
Ya Allah ya Rabb.. Andai Engkau beri lagi aku satu kesempatan.. Satu hari saja.. Kuingin mohon maaf pada mereka.. Bapak ibuku.. Sanak saudaraku.. Keluarga kerabatku.. Tetangga dan temanku.. Sahabat dan juga semua yang kukenal.. Yang selama ini telah tersakiti oleh ucapanku.. Yang selama ini telah terdzalimi oleh perbuatanku..
Menurut gw Cinta adalah sebuah anugrah tak ternilai harganya, kita tau kata cinta adalah hal yang sangat mendasar bagi kita. Maksudnya adalah cinta itu menjadi suatu kebutuhan yang paling utama, kita tau semua dan tidak dapat kita pungkiri bahwa cinta adalah sesuatu yang tak terkalahkan oleh apapun.
Tapi kita harus ingat tak kan selamanya cinta yang kita berikan sepenuh jiwa dan sepenuh hati kita itu akan bertahan menemani hari-hari kita kelak. Realitas dari kehidupan terutama cinta, ketika kita telah menaruhkan semua jiwa dan raga kita kepada seseorang yang menjadi pilihan kita itu bukan lah hal yang abadi karna tak selamanya rasa dan hati kita sejalan dengan pasangan kita...
Kebanyakan dari kalangaN remaja saat ini mereka menganggap cinta adalah segalanya. Padahal secara logikanya kita masih membutuhkan kehidupan sosial lainya yang lebih berarti, misalnya kita masih punya lingkungan keluarga, masih mempunyai sahabat, cita-cita dan masih memiliki masa depan yang masih panjang. Jadi untuk itu kita jangan memperioritaskan yang namanya cinta...
KB adalah singkatan dari Keluarga Berencana, Dengan kata lain KB adalah perencanaan jumlah keluarga. Pembatasan bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom, spiral, IUD dan sebagainya.
KB (Keluarga Berencana) yaitu membatasi jumlah anak, hanya dua, tiga dan lainnya. Keluarga Berencana yang dibolehkan syariat adalah suatu usaha pengaturan/penjarangan kelahiran atau usaha pencegahan kehamilan sementara atas kesepakatan suami-istri karena situasi dan kondisi tertentu untuk kepentingan (mashlahat) keluarga, masyarakat maupun negara.
Dengan demikian, KB di sini mempunyai arti yang sama dengan tanzim al-nasl (pengaturan keturunan). Penggunaan istilah ”Keluarga Berencana” juga sama artinya dengan istilah yang umum dipakai di dunia internasional yakni family planning atau planned parenthood, seperti yang digunakan oleh international Planned Parenthood Federation (IPPF), nama sebuah organisasi KB internasional yang berkedudukan di London.
KB juga berarti suatu tindakan perencanaan pasangan suami istri untuk mendapatkan kelahiran yang diinginkan, mengatur interval kelahiran dan menentukan jumlah anak sesuai dengan kemampuannya serta sesuai situasi masyarakat dan negara. Dengan demikian, KB berbeda dengan birth control, yang artinya pembatasan/penghapusan kelahiran (tahdid al-nasl), istilah birth control dapat berkonotasi negatif karena bisa berarti aborsi dan strerilisasi (pemandulan).
Perencanaan keluarga merujuk kepada penggunaan metode-metode kontrasepsi oleh suami istri atas persetujuan bersama di antara mereka, untuk mengatur kesuburan mereka dengan tujuan untuk menghindari kesulitan kesehatan, kemasyarakatan, dan ekonomi, dan untuk memungkinkan mereka memikul tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan masyarakat.
Tujuan Umumnya adalahMeningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Normal Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk.
Tujuan utama pelaksanaan keluarga berencana dalam Repe- lita I adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak, keluarga serta masyarakat pada umumnya. Dengan berhasilnya pelaksanaan keluarga beren- cana diharapkan angka kelahiran dapat diturunkan, sehingga tingkat kecepatan perkembangan penduduk tidak melebihi kemampuan kenaikan produksi. Dengan demikian taraf kehi- dupan dan kesejahteraan rakyat diharapkan akan lebih meningkat.
Program keluarga berencana dilaksanakan atas dasar suka- rela serta tidak bertentangan dengan agama, kepercayaan dan moral Pancasila. Dengan demikian maka bimbingan, pendidik- an serta pengarahan amat diperlukan agar masyarakat dengan kesadarannya sendiri dapat menghargai dan, menerima pola keluarga kecil sebagai salah satu langkah utama untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Oleh karena itu pelaksa-naan program keluarga berencana tidak hanya menyangkut masalah tehnis medis semata-mata, melainkan meliputi ber- bagai segi penting lainnya dalam tata hidup dan kehidupan masyarakat.
Pandangan Agama Tentang KB adalah KB termasuk masalah yang kontroversional sehingga tidak ditemukan bahasannya oleh imam-imam madzhab. Secara umum, hingga kini di kalangan umat Islam masih ada dua kubu antara yang membolehkan KB dan yang menolak KB. Ada beberapa alasan dari para ulama yang memperbolehkan KB, diantaranya dari segi kesehatan ibu dan ekonomi keluarga. Selain itu, program KB juga didukung oleh pemerintah. Sebagaimana diketahui, sejak 1970, program Keluarga Berencana (KB) Nasional telah meletakkan dasar-dasar mengenai pentingnya perencanaan dalam keluarga. Intinya, tentu saja untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang berkaitan dengan masalah dan beban keluarga jika kelak memiliki anak. Di lain pihak, beberapa ulama berpendapat bahwa KB itu haram. Hal ini didasarkan pada firman Allah Qs. Al-Isra':31 yang berbunyi:
“
Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepada kalian. (Qs. Al-Isra' 31)”
”
Oleh karena itu,mereka tidak memperbolehkan KB. Maka dari itu, kita harus mempelajari pengetahuan tentang KB dari beberapa sudut pandang sehingga bisa memberi manfaat bagi masyarakat luasserta meyakinkan masyarakat tentang hukum KB. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk memiliki keturunanyang sangat banyak. Namun tentunya bukan asal banyak, tetapi berkualitas sehingga perlu dididik dengan baik supaya dapat mengisi alam semesta ini dengan manusia yang shalih dan beriman. Contoh metode pencegah kehamilan yang pernah dilakukan di zaman Rasulullah SAW adalah azl yakni mengeluarkan air mani di luar vagina istri atau yang lazim disebut senggama terputus, namun tidak dilarang oleh Rasul. Dari Jabir berkata: "Kami melakukan azl di masa Rasulullah SAW, dan Rasul mendengarnya tetapi tidak melarangnya (HR Muslim)". Sedangkan metode di zaman ini yang tentunya belum pernah dilakukan di zaman Rasulullah SAW membutuhkan kajian yang mendalam dan melibatkan ahli medis dalammenentukan kebolehan atau keharamannya. Kita mengenal KB sebagai metode yang dipakai untuk mencegah kehamilan. Hal tersebut yang paling sering diperdebatkan dalam Islam. Hukum KB dalam Islam dilihat dari 2 pengertian:
Tahdid an-nasl (pembatasan kelahiran)
Jika program KB dimaksudkan untuk membatasi kelahiran, maka hukumnya haram. Islam tidak mengenal pembatasan kelahiran. Bahkan terdapat banyak hadits yang mendorong umat Islam untuk memperbanyak anak. Misalnya, tidak bolehnya membunuh anak apalagi karena takut miskin atau tidak mampu memberikan nafkah. Allah berfirman:
“
Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepada kalian. (Qs. Al-Isra' 31)
”
Tanzhim an-nasl (pengaturan kelahiran)
Jika program KB dimaksudkan untuk mencegah kelahiran dengan berbagai cara dan sarana, maka hukumnya mubah, bagaimanapun motifnya. Berdasarkan keputusan yang telah ada sebagian ulama menyimpulkan bahwa pil-pil untuk mencegah kehamilan tidak boleh dikonsumsi. Karena Allah Subhanahu wa Ta'ala mensyariatkan untuk hamba-Nya sebab-sebab untuk mendapatkan keturunan dan memperbanyak jumlah umat. Rasulullah Shallallahu walaihi wa sallam artinya: Nikahilah wanita yang banyak anak lagi penyayang, karena sesungguhnya aku berlomba-lomba dalam banyak umat dengan umat-umat lain di hari kiamat (dalam riwayat yang lain: dengan para nabi di hari kiamat)
Karena umat itu membutuhkan jumlah yang banyak, sehingga mereka beribadah kepada Allah, berjihad di jalan-Nya, melindungi kaum muslimin dengan izin Allah, dan Allah akan menjaga mereka dan tipu daya musuh-musuh mereka. Maka wajib untuk meninggalkan perkara ini (membatasi kelahiran), tidak membolehkannya dan tidak menggunakannya kecuali darurat. Jika dalam keadaan darurat maka tidak mengapa, seperti:
Sang istri tertimpa penyakit di dalam rahimnya, atau anggota badan yang lain, sehingga berbahaya jika hamil, maka tidak mengapa (menggunakan pil-pil tersebut) untuk keperluan ini.
Demikian juga, jika sudah memiliki anak banyak, sedangkan isteri keberatan jika hamil lagi, maka tidak terlarang mengkonsumsi pil-pil tersebut dalamwaktu tertentu, seperti setahun atau dua tahun dalam masa menyusui, sehingga ia merasa ringan untuk kembali hamil, sehingga ia bisa mendidik dengan selayaknya.
Adapun jika penggunaannya dengan maksud berkonsentrasi dalam berkarier atau supaya hidup senang atau hal-hal lain yang serupa dengan itu, sebagaimana yang dilakukan kebanyakan wanita zaman sekarang, maka hal itu tidak boleh. Berdasarkan penjelasan yang telah dipaparkan, maka dapat disimpulkan bahwa KB diperbolehkan dengan alasan-alasan tertentu misalnya untuk menjaga kesehatan ibu, mengatur jarak di antara dua kelahiran, untuk menjaga keselamatan jiwa, kesehatan atau pendidikan anak-anak. Namun KB bisa menjadi tidak diperbolehkan apabila dilandasi dengan niat dan alasan yang salah, seperti takut miskin, takut tidak bisa mendidik anak, dan takut mengganggu pekerjaan orang tua. Dengan kata lain, penilaian tentang KB tergantung pada individu masing-masing.
Sebelum membaca tulisan ini saya ingin bertanya dulu, apakah saat ini anda ingin menghentikan kebiasaan merokok?
Kalau benar ada keinginan itu dari lubuk hati anda yang paling dalam, saya pribadi mengucapkan selamat. Keputusan yang anda ambil tersebut sangat tepat demi kesehatan diri anda sendiri dan orang orang di sekitar anda. Melihat tingginya harga sebungkus rokok akhir akhir ini, keputusan tersebut juga sangat bermanfaat bagi kesehatan kantong anda.
Setelah anda mantap dengan keputusan itu, mulailah membuang segala hal yang berhubungan dengan rokok. Tidak hanya rokok dan alat penghisapnya, buang juga korek api, asbak dan semua yang berhubungan dengan rokok. Saat ini anda bukan lagi perokok jadi anda tidak memerlukan benda benda itu lagi.
Bersihkan semua benda yang ada di rumah anda yang masih menyimpan bau rokok. Hal ini bertujuan untuk menghindari munculnya ingatan lagi akan bau rokok. Cuci baju, sprei, handuk, selimut dan semua semuanya. Bila ada dana, belilah pengharum ruangan sehingga ruangan anda betul betul berubah dan tidak tercium lagi aroma rokok yang bisa memunculkan kerinduan terhadap rokok.
Jangan mencoba coba mencari pengganti rokok yang mengandung nikotin. Banyak dijual di pasaran permen karet yang mengandung nikotin sehingga anda bisa terbebas dari rokok tetapi anda akan makin terikat dengan nikotin. Memang banyak ahli yang menganjurkan cara ini, hanya saja harus dilakukan sesuai dengan anjuran dan dosis yang tepat.
Alangkah baiknya bila permen nikotin anda ganti dengan permen karet atau permen mints sehingga menghilangkan aroma rokok pada mulut anda. Hilangnya rasa rokok pada mulut lama lama akan membuat anda melupakan rokok untuk seterusnya.
Biasanya perokok mempunyai jadual merokok yang tidak tertulis. Misal mereka merokok sehabis makan, merokok saat ngeblog, merokok saat antre kendaraan dan lain lain. Buatlah kegiatan lain pada waktu waktu itu sehingga anda tidak mengisi waktu itu dengan merokok. Misal sehabis makan anda bisa mengunyah permen atau makanan penutup. Saat ngeblog anda bisa makan kudapan, saat antre kendaraan anda bisa browsing atau membaca buku. Tidak mudah memang tetapi bila dilakukan dengan tekad penuh maka akan bisa anda lakukan.
Berolah raga dan minum cukup air akan membantu anda melupakan rokok. Aktifitas ini akan membuat tubuh anda tambah sehat dan membantu mengeluarkan toksin dan bahan bahan buruk dari rokok keluar dari tubuh. Berolah raga juga membuat anda melupakan rokok karena asyik berolah raga apalagi bila olah raga dilakukan di lingkungan yang banyak ada orang sehingga anda bisa bergaul juga.
Demikian sekelumit cara untuk mengenyahkan rokok dari hidup anda. Semua cara diatas akan berhasil bila memang ada tekad dari diri anda untuk berhenti merokok...
Apakah Belajar Forex Trading, Sukar.. ?
Pada saat ini forex trading sudah sangat mudah untuk dilakukan oleh siapapun dan dari manapun. Dengan modal komputer yang tersambung ke internet, Anda sudah bisa melakukan trsansaksi bisnis forex trading baik dari rumah, kantor, warnet, dan darimana saja yang penting ada fasilitas sambungan internet.
Forex trading merupakan pasar terbesar di dunia diukur berdasarkan nilai total transaksi. Dengan transaksi yang begitu besar setiap hari, hal ini tentu menawarkan keuntungan yang sangat besar pula serta merupakan salah satu kesempatan menarik untuk mendapatkan penghasilan online.
Untuk mulai belajar forex trading, Anda sangat disarankan untuk menggunakan “Demo Account” (virtual trading) terlebih dahulu sampai mahir dan familiar dengan forex trading. Setelah itu Anda juga harus melatih mental trading Anda dengan "Live trading". Akan sangat berbeda sekali kondisi psikologis bila trading dengan Live Account.
Untuk melatih teknis dan mental trading Anda dengan resiko minim, Saya sarankan Anda menggunakan broker online Marketiva Corporation
Kenapa harus Marketiva Corporation?
Transaksi real maupun belajar Forex Trading di Marketiva adalah pilihan terbaik bagi para calon trader dalam mengembangkan ilmu dan pengalaman. Di Marketiva, Anda tidak perlu lagi memikirkan modal untuk melakukan forex trading, karena Anda mendapatkan hadiah gratis uang $5 untuk "live trading" dan $10,000 virtual money untuk simulasi dengan kondisi pasar yang sesungguhnya.
Marketiva juga mengizinkan kita untuk memulai bisnis real forex dengan modal $1. Padahal kebanyakan forex broker yang lain hanya menerima dana di atas $500 untuk bertransaksi forex trading di tempat mereka. Oleh karena itu Marketiva cocok bagi anda yang memiliki modal kecil tapi ingin langsung belajar dan memperdalam transaksi forex sesungguhnya.
Mungkin Anda perlu waktu tiga bulan, bahkan setahun lebih untuk mendapatkan pekerjaan yang cocok.
Celakanya, hanya dalam waktu beberapa hari atau minggu kita bisa kehilangan pekerjaan tadi. Lho, kok bisa?
Tentu saja bisa dan itu karena kesalahan yang Anda lakukan. Tanpa disadari, Anda menghancurkan karier sendiri. Berikut hal-hal yang dapat mematikan karier dalam sekejap.
Hidup ini sebenarnya bukan kehidupan yang sebenarnya...
Hidup ini hanyalah ARENA UJIAN diri,
agar Allah memilih untuk KEHIDUPAN YANG SEBENARNYA,
siapa-siapa yang menjadi HAMBA ALLAH dan menjadi penghuni Surga serta bertemu dengan Tuhannya,
dan siapa-siapa yang menjadi HAMBA IBLIS dan menjadi penghuni Neraka serta bertemu dengan Tuhannya,
Sehingga dalam mengarungi ujian ini kita akan menghadapi berbagai persoalan hidup...
Tidak mungkin hidup di dunia tanpa persoalan...
" Allah Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia MENGUJI kamu, siapa di antara kamu yang LEBIH BAIK perbuatannya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun." (QS 67:2)
Agar jiwa kita tenang dan kokoh menghadapi persoalan hidup, berikut ini ada tips dari Aa Gym yang layak untuk diikuti:
1. AKU HARUS SIAP MENGHADAPI HIDUP INI, APAPUN YANG TERJADI
• Hidup di dunia ini hanya satu kali, aku tak boleh gagal dan sia-sia tanpa guna
• Tugasku adalah menyempurnakan niat dan ikhtiar, perkara apapun yang terjadi kuserahkan kepada Allah Yang Maha Tahu yang terbaik bagiku
• Aku harus selalu sadar sepenuhnya bahwa yang terbaik menurutku belum tentu yang terbaik menurut Allah SWT. Bahkan sangat mungkin aku terkecoh oleh keinginan dan harapanku sendiri
• Pengetahuan tentang diriku atau tentang apapun amat terbatas sedangkan pengetahuan Allah menyelimuti segalanya, Dia tahu awal, akhir dan segala-galanya
• Sekali lagi betapapun aku sangat menginginkan sesuatu, tetap hatiku harus kupersiapkan untuk menghadapi kenyataan yang tak sesuai dengan harapanku. Karena mungkin itulah yang terbaik bagiku
2. AKU HARUS RELA DENGAN KENYATAAN YANG TERJADI
• Bila sesuatu terjadi, yaa….. inilah kenyataan dan episode hidup yang harus kujalani
• Aku harus menikmatinya, dan aku tak boleh larut dalam kekecewaan berlama-lama, kecewa, dongkol, sakit hati tak akan merobah apapun selain menyengsarakan diriku sendiri, dongkol begini, tak dongkol juga tetap begini
• Hatiku harus realistis menerima kenyataan yang ada, namun tubuh serta pikiranku harus tetap bekerja keras mengatasi dan menyelesaikan masalah ini
• Bila nasi telah menjadi bubur, maka aku harus mencari ayam, cakweh, kacang polong, kecap, seledri, bawang goreng dan sambal agar bubur ayam spesial tetap dapat kunikmati
3. AKU TAK BOLEH MEMPERSULIT DIRI
• Aku harus yakin bahwa hidup ini bagai siang dan malam pasti silih berganti. Tak mungkin siang terus-menerus dan tak mungkin juga malam terus-menerus, pasti setiap kesenangan ada ujungnya begitupun masalah yang menimpaku pasti ada akhirnya, aku harus sangat sabar menghadapinya
• Akupun harus yakin bahwa setiap musibah terjadi dengan ijin Allah Yang Maha Adil, pasti sudah diukur dengan sangat cermat oleh-Nya tak mungkin melampaui batas kemampuanku, karena Dia tak pernah mendzolimi hamba-hamba-Nya
• Aku tak boleh mendzolimi diriku sendiri, dengan pikiran buruk yang mempersulit dan menyengsarakan diri, pikiranku harus tetap jernih, terkendali, tenang dan proporsional, aku tak boleh terjebak mendramatisir masalah
• Aku harus berani menghadapi persoalan demi persoalan, tak boleh lari dari kenyataan, karena lari sama sekali tak menyelesaikan bahkan sebaliknya hanya akan menambah masalah. Semua harus dengan tegar kuhadapi dengan baik, aku tak boleh menyerah, aku tak boleh kalah
• Mesti segala sesuatu akan ada akhirnya, begitupun persoalan yang kuhadapi seberat apapun seperti yang dijanjikan Allah " Fainnama’al usri yusron innama’al ’usri yusron" dan sesungguhnya bersama kesulitan itu pasti ada kemudahan, bersama kesulitan itu pasti ada kemudahan. Janji yang tak pernah mungkin dipungkiri oleh Allah SWT
4. EVALUASI DIRI
• Segala yang terjadi mutlak adalah ijin Allah SWT, dan Allah tak mungkin berbuat sesuatu yang sia-sia
• Pasti ada hikmah dibalik setiap kejadian, sepahit apapun pasti ada kebaikan yang terkandung didalamnya, bila disikapi dengan sabar dan benar
• Harus kurenungkan mengapa Allah menakdirkan semua ini menimpaku, bisa jadi peringatan atas dosa-dosa kita, kelalaianku atau mungkin, saat kenaikan kedudukanku disisi Allah
• Mungkin aku harus berpikir keras untuk menemukan kesalahan yang kuperbaiki
• Setiap kejadian bagai cermin pribadiku, aku tak boleh gentar dengan kekurangan dan kesalahan yang telah terjadi, yang penting kini aku mengetahui diriku yang sebenarnya dan aku bertekad sekuat tenaga untuk memperbaikinya, Allah Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat
5. ALLAH LAH SATU-SATUNYA PENOLONGKU
• Aku harus yakin kalaupun bergabung seluruh manusia dan jin untuk menolongku tak mungkin terjadi apapun tanpa ijin-Nya
• Hatiku harus bulat total dan yakin seyakin-yakinnya, bahwa hanya Allahlah satunya-satunya yang dapat menolong memberi jalan keluar terbaik dari setiap urusan
• Tidak ada yang mustahil bagi-Nya, karena segala-galanya adalah milik-Nya, dan sepenuhnya dalam kekuasaan-Nya
• Tak ada yang dapat menghalangi jikalau Dia akan menolong hamba-hamba-Nya, Dialah yang mengatur segala sebab datangnya pertolongan-Nya
• Oleh karena itu aku harus benar-benar berjuang, berikhtiar untuk mendekati-Nya dengan mengamalkan apapun yang disukai-Nya dan melepaskan hati ini dari ketergantungan selain-Nya, karena selain Dia hanyalah sekedar makhluk yang tak berdaya tanpa kekuatan dari-Nya
• Ingatlah selalu janji-Nya :
"Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Ku beri jalan keluar dari setiap urusannya dan Kuberi rizki/ pertolongan dari tempat yang tak terduga, dan barangsiapa yang bertawakal kepada-Ku, Niscaya akan Kucukupi segala kebutuhannya". ( At-Thalaq : 2-3 )
" Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (At-Thalaq :4)
Semoga 5 kunci diatas dapat menenangkan hati yang sedang galau, cemas, was-was, khawatir yang berlebihan dan pengobat stress.
Ingat hanya dengan dzikrullah / mengingat Allah hati akan menjadi tenang.
Siapapun kalian , kalian adalah makhluq pilihan bersabarlah atas setiap ujian dan musibah kita sebagai makhluqnya tidak akan pernah lepas dari sedih , gembira , susah dan lapang kita pasti mengalami hal2 di bawah ini dalam kehidupan kita , namun pahamilah akan hikmahnya - Cercaan musuh dan umpatan orang-orang yang dengki kepada diri Anda setara dengan nilai diri Anda. Sebab kini Anda menjadi bahan perbincangan, dan seorang yang penting.
- Jangan hidup dalam angan angan, tetapi hiduplah dengan realiti.
Dengan hidup dalam angan angan Anda menginginkan dari orang lain apa
yang tidak dapat Anda lakukan. Karena itu jadilah orang yang objektif
(dalam melihat kenyataan)
- Ketahuilah bahwa orang yang menggibah Anda berarti memberi
kebaikan-kebaikannya kepada Anda, menghapuskan kesalahan-kesalahan Anda
dan menjadikan diri Anda orang yang terkenal. Tentu saja yang demikian
itu adalah nikmat.
- Tuluskan tauhid Anda untuk Rabb agar hati terbuka. Sejernih mana
tauhid Anda dan sebersih mana keikhlasan Anda maka sejernih dan sebersih
itu pulalah kebahagiaan Anda.
- Jadilah sosok pemberani yang berhati teguh dan berjiwa kuat. Anda
memiliki semangat dan tekad. Jangan sekali-sekali Anda termakan oleh
rumor dan cerita-cerita yang tidak benar.
Yakinlah bahwa dunia ini adalah tempat cobaan, ujian, dugaan, dan
kesedihan. Karena itu, terimalah ia apa adanya dan mintalah pertolongan
kepada Allah. Belajarlah dari orang-orang yang telah terdahulu - yang
pernah dipenjarakan, yang pernah dibunuh, yang pernah diuji dan yang
pernah dibuang dan dikeluarkan dari negerinya.
Pahala dari semua yang menimpa Anda ada pada Allah, baik itu kesedihan,
keresahan, kelaparan, kefakiran, rasa sakit, hutang, dan musibah-musibah
yang lain. Ketahuilah bahwa kesulitan itu akan membuka pendengaran, dan
penglihatan, menghidupkan hati, mendewasakan jiwa, mengingatkan hamba
dan menambah pahala. Jangan menerka-nerka peristiwa, jangan menunggu
keburukan, jangan percaya terhadap semua kabar yang tidak jelas, dan
jangan menelan mentah-mentah cerita-cerita yang tidak benar.
- Bacalah secara berulang-ulang La haula wala quwwata illa billahi,
karena bacaan ini akan membuat hati menjadi tenteram, memperbaiki
keadaan, membuat yang berat menjadi ringan dan membuat Yang Maha Kuasa
menjadi ridha.
- Perbanyaklah membaca istighfar, sebab dengan istighfar akan ada rezki,
akan ada jalan keluar,akan ada keluarga, akan ada ilmu yang berguna,
akan ada kemudahan, dan akan ada penghapusan dosa.
- Terimalah bentuk wajah, bakat , pemasukan, dan keluarga dengan
kelegaan hati niscaya anda akan mendapatkan ketentraman dan kebahagiaan.
- Ketahuilah bahwa setelah kesulitan itu akan ada kemudahan, dan
setelah kesulitan itu akan ada jalan keluar. Ketahuilah bahwa keadaan
seseorang itu tidak akan tetap selamanya, hari-hari itu akan senantiasa
bergilir.
- Optimislah, jangan pernah putus asa dan jangan pula menyerah tanpa
usaha. Berbaiksangkalah kepada Rabb. Dan, tunggulah segala kebaikan dan
keindahan dari-Nya
- Terimalah pilihan ALLAH untuk Anda dengan gembira. Sebab Anda tidak
tahu tentang kemaslahatan. Boleh jadi kesulitan itu baik dari pada
kemudahan.
- Ujian itu akan mendekatkan jarak antara diri Anda dengan Rabb, akan
mengajarkan kepada diri Anda bagaimana berdo’a, dan akan menghilangkan
kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri dari diri Anda.
- Jauhilah buruk sangka, buanglah angan-angan, khayalan-khayalan yang
merusak, dan pikiran-pikiran yang sakit.
- Bersyukurlah kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup
aib, pendengaran, penglihatan, rezki, keluarga, serta nikmat-nikmat
lainnya.
- Tidakkah Anda tahu bahwa diantara manusia itu ada yang hilang akalnya,
terampas kesehatannya, dipenjarakan, dilumpuhkan, atau ditimpakan bencana?
- Hiduplah bersama Al-Qur’an, baik dengan cara menghafal, membaca,
mendengarkan, atau merenungkannya. Sebab ini merupakan obat paling
mujarab untuk mengusir kesedihan dan kedukaan.
- Bertawakallah kepada Allah dan serahkan semua perkara kepada-Nya.
Terimalah semua ketentuan-Nya dengan sepenuh hati, berlindunglah
kepada-Nya, dan bergantunglah kepada-Nya karena sesungguhnya Dia cukup
sebagai pelindungmu.
- Maafkanlah orang yang pernah melakukan kezaliman kepada Anda,
sambunglah tali silaturahmi orang yang memutuskan tali silaturahmi
dengan Anda, berilah orang yang tidak pernah memberi kepada Anda, dan
bersabarlah terhadap orang yang berbuat jahat kepada Anda niscaya Anda
akan memperoleh rasa bahagia dan aman dalam diri anda.
Hidup memang tidak untuk larut dalam kesedihan yang berkepanjangan. Hidup juga bukan media untuk memuja-muja kegembiran, semua telah diatur berdasarkan regulasi langit yang menjadi hak absolute dari Sang Pencipta. Sebagai mahluk, manusia dibekali dengan apa yang disebut rasa, ada rasa sedih, ada rasa gembira, ada rasa takut, ada rasa gembira, dan berbagai rasa lainnya. Kini yang dituntut adalah bagaimana mampu memanage rasa itu untuk stabil berada dalam ketentuan ALLAH>
Anda tidak bisa membangun kehidupan yang luar biasa dengan keberanian yang biasa.
Keberanian adalah sebuah kualitas yang memaksimalkan.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan kebesaran dan ketinggian dari yang ingin Anda capai. Yang selain itu, adalah pembatasan kebebasan hati.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan upaya Anda untuk mencapai yang Anda inginkan. Yang selain itu, adalah pembatasan kesediaan bekerja.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan tanggung-jawab yang Anda pikul. Yang selain itu, adalah pembatasan potensi.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan ukuran dan nilai dari kontribusi Anda. Yang selain itu, adalah pengkerdilan hak untuk menerima.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan peran yang Anda minta dari Tuhan. Yang selain itu, adalah pengecewaan tujuan hidup Anda.
RASA MALAS MU TAK AKAN MENGKERDILKAN MU,
JIKA ENGKAU TAK BERLAKU MALAS.
Kita berangkat bekerja untuk mencapai keberhasilan.
Tetapi ada yang berangkat hanya agar tidak terlambat,
agar tidak dimarahi, atau agar kelihatan ada.
Apakah alasan Anda?
Sadarilah bahwa Anda hanya sepenting alasan Anda.
Semakin kuat alasan Anda, akan semakin kuat upaya Anda.
Maka berhentilah sejenak,
dan pikirkanlah alasan bagi kerja keras Anda,
alasan bagi semua beban yang Anda pikul,
dan alasan bagi pencapaian dari semua impian Anda.
Ketahuilah bahwa seseorang belum sepenuhnya hidup,
sampai dia mengetahui untuk apakah kehidupannya.
………..
RASA MALAS MU TAK AKAN MENGKERDILKAN MU,
JIKA ENGKAU TAK BERLAKU MALAS.
………..
Adik ku yang dititipkan oleh ibu mu kepada ibu ku,
Ketahuilah bahwa dalam malam-malam tak bertidur, dalam baring ku di tempat tidur yang tak mengantukkan ku,
aku memilih untuk tetap terjaga mendengarkan gema lamat dari rintihan hati mu, daripada mengupayakan tidur yang telah lama menjadi hak badan ku yang letih.
Adik ku, ketahuilah ini …,
bahwa aku juga sering menemukan diriku sedang berkeluh-kesah tentang tidak mudahnya kehidupan ini, dan aku menenggelamkan diri dalam perasaan seperti terbius dalam kenikmatan perasaan lemah dan tak berdaya.
Memang perasaan lemah tak berdaya itu bisa terasa nikmat sekali.
Tetapi aku tahu, itu perasaan yang hanya akan mencandui diriku dengan penikmatan kelemahan, yang akan semakin menjauhkan diriku dari sifat asli ku yang mensyukuri kualitas-kualitas terpuji, dan yang haru dalam peran-peran yang membesarkan kehidupan.
Maka, adik ku yang sejatinya dilahirkan dengan kekuatan-kekuatan yang mengagumkan,
teruskanlah keluhan dan rintihan mu itu, se-panjang yang dapat kau teruskan …,
asal engkau melandasi semua keluhan mu dengan kesadaran bahwa engkau lah satu-satunya diri yang bertanggung-jawab bagi kebaikan hidup mu sendiri.
Teruskanlah mengeluh dan menyalahkan kehidupan,
se-lama mungkin …,
asal engkau tahu bahwa pada akhirnya engkau lah yang harus mengubah diri, agar kehidupan mengubah perlakuannya kepadamu.
Yang akan ku katakan ini - mungkin tidak baru bagi mu, tetapi mudah-mudahan bisa memperbarui pengertian mu, bahwa
Hidupmu diperebutkan oleh kekuatan-kekuatan yang akan menguntungkan atau merugikan diri mu, jika engkau berpihak kepada salah satu darinya.
Maka pihaki lah kekuatan yang berniat membesarkan mu, walau mungkin engkau tak menyukai cara-caranya.
Perhatikanlah,
dengan hati yang berpihak kepada yang baik.
Kekuatan-kekuatan kebaikan,
menyambut mu dengan mengibarkan semangat kebahagiaan dan aroma kesurgaan,
bagi pencapaian kemuliaan dirimu dan bagi kecemerlangan nilai keberadaan mu bagi kebaikan kehidupan.
Semuanya ditujukan agar engkau menjadi pribadi yang sejahtera, yang berbahagia, dan yang cemerlang.
Tetapi, kekuatan-kekuatan yang tidak menyukai kebaikan yang dapat kau capai,
merayukan penikmatan dari kemalasan dan penundaan,
membisikkan penderitaan dari kegagalan yang akan kau temui dalam rencana-rencanamu,
dan mentenagai kekhawatiran dan ketakutan-ketakutanmu.
Dan semuanya ditujukan agar engkau tidak mencapai kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan hidupmu.
………..
Dan ini yang sudah lama ingin kutanyakan kepada mu,
adik ku yang hatinya rindu bagi hidup yang baik,
Kekuatan manakah yang kau pihaki?
Apakah engkau berpihak kepada yang membesarkan semangat mu untuk mencapai semua yang mungkin kau capai,
atau
apakah engkau berpihak kepada yang membesarkan kekhawatiran dan ketakutan mu,
yang mencegah dirimu dari tindakan-tindakan perbaikan yang lebih tegas,
dan yang melatih mu untuk merasa benar dalam sikap dan pikiran yang salah,
dan yang membuatmu tak malu menyalahkan semua orang atas kelemahan hidup yang kau sebabkan sendiri?
Maka terimalah ini, bahwa
Orang malas adalah orang yang tidak bangga dengan dirinya sendiri,
yang tidak melihat dirinya penting bagi keluarga dan orang lain,
dan tidak perduli dengan perasaan orang yang mengharapkan kebaikan dari yang bisa dilakukannya.
………..
Adik ku yang baik hatinya,
Rasa malas yang menguasai orang hebat, adalah kekuatan yang menjadikannya sama tidak-berguna-nya dengan orang lemah yang membakati kemalasan.
Maka janganlah engkau membakati kemalasan.
Karena ketahuilah, bahwa
Bahkan setan pun tidak tertarik untuk mengganggu orang malas.
Karena, kemalasan itu sudah lebih dari cukup untuk mengkerdilkan kehidupan anak manusia, apa pun kehebatan yang aslinya ada pada dirinya.
Dan jika engkau sedang memanjakan kemalasan dalam dirimu, sadarilah bahwa
Rasa malas itu bukanlah kelemahan.
Rasa malas adalah kekuatan yang sangat luar biasa keefektifannya untuk mengkerdilkan kehidupan.
Telah berapa banyakkah jiwa-jiwa yang sejatinya dilahirkan mulia dan berbakat menjadi pemimpin besar, yang dikerdilkan oleh rasa malas?
Suasana pasar pagi yang mulai sibuk sebelum matahari terbit.
Maka adik ku yang sangat ku kasihi,
janganlah engkau bergabung dalam antrian orang-orang renta yang lemah dan sedih, yang tadinya adalah bayi-bayi mungil yang ceria, polos, dan spontan menginginkan kebesaran dan kemuliaan hidup, tetapi yang telah berhasil di-tersungkur-kan oleh kemalasan.
Jika mereka sudah tahu hasil akhir dari keberpihakan mereka kepada kemalasan,
mengapakah mereka meneruskan hidup dalam fatamorgana kemalasan,
yang hanya akan memanjangkan kehidupan yang tua, lemah dan yang penuh dengan kesedihan?
Dan, yang lebih menyedihkan, mereka menyalahkan semua orang selain dirinya sendiri.
Adik ku yang tidak boleh meragukan kecerdasannya sendiri, ketahuilah bahwa
Menyalahkan orang lain atas buruknya kehidupan, adalah reaksi alamiah orang yang malas memperbaiki kehidupannya sendiri.
Menjadi malas, atau bertindak, adalah pilihan pikiran mu sendiri, dan tidak boleh kau serahkan kepada keputusan dari badan mu yang sedang yang lemah dan letih.
Maka tanyakanlah ini kepada diri mu sendiri,
Apakah yang lebih menarik bagi mu?
Menjadi pribadi malas dan lemah, atau menjadi pribadi aktif, yang melakukan banyak hal berguna bagi kebaikan diri atau orang lain?
Aku tahu bahwa engkau akan berpihak kepada pikiran dan sikap yang membesarkan mu,
bahwa engkau akan menggunakan waktu mu dengan baik,
dan bahwa engkau sadar - bahwa waktu mu di sebut baik jika yang kau lakukan di dalamnya adalah kebaikan.
Aku tahu bahwa engkau menyadari, bahwa
Pribadi yang malas dan lemah, sebetulnya sedang menyerahkan penggunaan waktunya untuk menjadi semakin terbiasa dengan kemalasan dan kelemahan.
Dan setelah dia sepenuhnya terlatih dalam kemalasan, dia akan menggunakan kemalasan untuk menolak apa pun yang bisa memperbaiki kehidupannya yang lemah.
Dia tidak memiliki ketertarikan kepada yang selain kemalasan.
Karena, dia rajin hanya untuk satu hal.
Dia sangat rajin untuk bermalas-malasan.
Dan aku tahu bahwa itu bukanlah diri mu.
Engkau jauh dari itu, bahkan jauh dari yang kadang-kadang kau sangkakan atas diri mu sendiri.
Sebetulnya engkau adalah pribadi yang pandai; yang terkadang belum menggunakan kepandaiannya untuk menghebatkan dirinya.
Maka ketahuilah ini, bahwa
Seorang yang pandai dan rajin, tetapi yang sedang sakit keras, dan sudah berbaring lemah di ranjang penantian akhir kehidupannya – tidak memiliki perbedaan dari seorang muda yang sehat, cerdas, dan berbakat, tetapi yang tidak berupaya mengalahkan kemalasannya.
Seorang nenek tua yang bekerja lebih rajin daripada banyak pemuda yang seperempat usianya.
Adik ku yang bertugas untuk membesarkan kehidupan dirinya, keluarganya dan semua saudaranya,
melihatlah ke sekeliling mu, dan engkau akan melihat diri-diri yang kelemahannya menyayat hati mu yang penuh kasih itu, karena
Ada orang yang sangat malas. Dia bahkan malas memberi makan dirinya sendiri.
Apakah engkau akan menemukan orang yang lebih malas dari itu?
Tidak ada orang yang lebih malas daripada dia yang malas memberi makan dirinya sendiri.
………..
Adik ku,
jika hati mu bergetar mendengar ini,
itu berarti engkau bukan orang biasa:
Engkau adalah pribadi yang khusus.
Engkau demikian khusus, sehingga cara-cara orang untuk mengenali diri mereka, tidak dapat kau gunakan untuk mengenali diri mu.
Engkau adalah pribadi yang berkelas.
Engkau demikian berkelas, sehingga engkau mengetahui jika orang lain berlaku kurang dari sepenuhnya menghormati mu.
Engkau adalah pribadi yang baik.
Engkau demikian baik, sehingga engkau peka terhadap ketidak-adilan orang lain kepada sesamanya.
Engkau bukan orang biasa.
Itu sebabnya, sebenarnya - dengan berlaku malas engkau hanya mengijinkan diri mu sendiri,
untuk tidak menggunakan kekuatan mu,
untuk tidak melakukan yang kau ketahui harus kau lakukan,
untuk menunda yang seharusnya kau dahulukan,
dan untuk mempertengkarkan hal-hal kecil yang tak pantas bagi pribadi sekelas mu.
………..
Adik ku yang dikhususkan oleh Tuhan, ketahuilah, bahwa,
Seorang yang berkelas tinggi, yang sangat cerdas dan berbakat untuk menjadi pribadi yang mengagumkan, tetapi yang membiarkan dirinya berlumut dalam kemalasan, akan menjadi seorang pengeluh dengan pikiran dan perasaan kelas rendah, dan bergaul dalam pertemanan yang tidak berkelas.
Semua orang yang kau sebut malas itu, adalah biasanya orang yang kau lihat sebagai orang yang lebih rendah dari mu, tetapi yang kau harapkan untuk bersikap lebih berguna.
Maka sadarilah juga, bahwa engkau menjadikan dirimu dilihat lebih rendah oleh orang lain, jika engkau berlaku malas dan tidak memenuhi harapan mereka agar engkau menjadi pribadi yang lebih berguna.
Sebetulnya, siapakah yang akan diuntungkan jika engkau menjadi pribadi yang bernilai?
Siapakah yang akan hidup dalam dirimu, dan yang dan akan merasa damai dan bangga, jika engkau menjadi pribadi yang menyebabkan perbaikan kehidupan bagi orang lain?
Dan apakah mungkin bagimu untuk menjadi penyebab kebaikan bagi kehidupan banyak orang, tanpa engkau sendiri dibaikkan kehidupan mu?
………..
Ibu tua yang anggun ini menata barang dagangannya dengan kualitas perhatian yang bisa membuat malu kita yang bekerja hanya menanti gajian.
Sekarang, marilah kita berpihak kepada kecenderungan mu untuk menyalahkan orang lain selain diri mu sendiri atas pelemahan hidup mu.
Karena, memang benar ada kekuatan-kekuatan yang berniat tidak baik terhadap mu.
Mereka telah menjadikan neraka bagi rumah masa depan mereka, karena kesungguhan mereka untuk melemahkan dan menyesatkan kehidupan mu.
Tetapi, mereka hanya akan berhasil – jika engkau tidak mengalahkan gangguan, upaya pelemahan dan penyesatan terhadap mu, dan jika engkau menuduhkan gangguan itu sebagai ketidak-adilan Tuhan.
Adik ku yang kebaikannya adalah hadiah dari kerja keras ku, ketahuilah bahwa
Engkau di-malas-kan, karena mereka tahu bahwa ada rencana besar bagi kehidupan mu.
Mereka tidak akan bersusah-sudah mengganggu mu dengan kemalasan, jika engkau tidak bernilai cukup besar - untuk dikerdilkan.
Hanya karena engkau pribadi terpilih dalam rencana-rencana Tuhan, mereka memilih mu untuk digagalkan.
Janganlah engkau membantu mereka berhasil mengkerdilkan kehidupan mu.
Maka, jika rasa malas itu datang dan muncul dalam relung-relung hati mu, mengkristal di sudut-sudut pikiran mu, dan merambat di antara serat-serat otot mu, tersenyumlah, dan katakanlah ini kepada diri mu:
Sebetulnya aku sedang di-malas-kan,
maka akan ku nikmati rasa malas ini,
tetapi tidak akan ku gunakan rasa ini untuk menunda yang harus ku lakukan,
atau untuk mengurangi kesantunan ku,
atau untuk melalaikan kualitas dan perhatian-baik ku dalam bekerja.
Tidak.
Aku adalah penguasa atas diri ku sendiri.
Aku adalah pribadi yang bernilai dalam semangat-semangat besar ku, dan aku pribadi yang sama bernilai-nya bahkan dalam perasaan-perasaan lemah ku.
Aku pribadi yang bernilai, karena keputusan ku.
………..
Sahabat saya yang mulia hatinya,
Terima kasih atas kesediaan baik Anda untuk mencermati Golden Moment yang tidak pendek ini, karena saya ingin menyampaikan konsep mengenai rasa malas secara lebih utuh, agar kita juga seutuhnya sadar mengenai resiko dan keuntungan dari penggunaan rasa malas dalam kehidupan kita.
Dalam suasana berkabung atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera Barat,
marilah kita melebihkan doa dan bantuan bagi saudara-saudara terkasih kita yang sedang terpedihkan hati dan kehidupannya di Sumatera Barat. Marilah kita menjadi pribadi Indonesia yang saling mengasihi.
Sampai kita bertemu dan berjabat-tangan suatu ketika nanti.
"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?" (Fushshilat: 33).
Ketika seorang hamba bertransaksi dengan Allah, dengan menginvestasikan jiwa raga dan hartanya untuk Allah, maka di saat yang sama ia telah siap melaksanakan tugas apa saja dariNya, dan untuk menegakkan ajaranNya. Di antara tugas yang sangat Allah muliakan adalah berdakwah di jalanNya dan ini yang penulis maksud berinvetasi dijalan para Nabi.
Dakwah di jalan Allah adalah suatu keharusan. Tanpa dakwah kehidupan manusia akan menjadi hancur. Itulah sebabnya mengapa Allah dalam setiap fase sejarah manusia selalu mengutus nabi-nabi yang tugas utamanya adalah berdakwah. Dari sini tampak bahwa seorang hamba hendaknya selalu membuktikan dirinya sebagai penegak ajaran Allah di muka bumi. Ingat, bahwa setan yang jenisnya terdiri dari Jin dan Manusia tidak pernah istirahat siang dan malam untuk menyesatkan manusia. Setan sudah berjanji: "Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya." (Shaad: 82). Dalam surat lain, Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus." (Al-A'raaf: 16). Perhatikan janji perjuangan setan itu. Benarkah ia telah membuktikan janjinya? Ternyata benar, di mana-mana segala jaringan dan berbagai kemungkinan setan selalu menempuhnya. Padahal ia tahu bahwa perbuatan tersebut pasti mengantarkannya ke neraka. Namun demikian ia tetap bekerja keras untuk itu.
Lalu untuk melawan serangan ganas pasukan setan, kita justru berleha-leha. Bermegah-megah dengan dunia. Dua puluh empat jam dalam sehari kita habiskan hanya untuk mengurus harta. Ngobrol dalam pembicaraan yang tidak ada gunanya. Bukankah itu semua justru merupakan perangkap setan? Berapa banyak orang yang mengaku hamba Allah tetapi dalam pekerjaannya sehari-hari mengikuti langkah-langkah syetan? Shalat sering kali diabaikan hanya karena rapat. Dosa-dosa menjadi kebanggaan. Harta haram diperebutkan dengan segala cara. Banyak orang yang shalatnya rajin, korupsinya juga rajin. Banyak yang hajinya rajin, berzina juga rajin.
Seorang hamba Allah seharusnya telah menginvestasikan jiwa raga dan hartanya untukNya. Jika ini benar-benar lakukan secara jujur, ia pasti akan menggunakan seluruh jatah hidupnya untuk berdakwah kepadaNya. Berdakwah dengan mengerahkan segala kemampuan demi tegaknya ajaran Allah, terutama berdakwah dengan amal, artinya ia sendiri mengamalkan ajaranNya dengan sebenar-benarnya. Pengertian dakwah yang sebenarnya bukan hanya terfokus pada aktivitas menyampaikan. Banyak orang yang paham bahwa dakwah hanya menyampaikan. Padahal tidak demikian. Sungguh tidak disebut seorang dai, jika hanya menyampaikan, sementara dirinya tidak mengamalkan apa yang disampaikan. Allah berfirman: "Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan." (Shaf: 3). Rasulullah saw. adalah contoh pribadi dai sejati. Seluruh hidupnya dari pembicaraan dan perbuatan mengandung pelajaran. Langkah ini telah diikuti secara maksimal oleh sahabat-sahabatnya. Karenanya, hidup mereka penuh berkah. Allah swt. senantiasa menurunkan pertolonganNya kepada mereka.
Tidak ada jalan bagi siapa pun yang mengaku diri sebagai hamba Allah, kecuali hanya dengan tunduk total kepadaNya. Mematuhi segala ajaranNya dan menjauhi segala laranganNya. Lebih dari itu ia aktif berdakwah di jalanNya. Inilah seharusnya jalan sang hamba dalam menginvestasikan jiwa raga dan hartanya di jalan Allah. Puncak yang paling tinggi dari seluruh bentuk investasi tersebut adalah berperang di jalan Allah, melawan pasukan orang-orang kafir yang menyerang dan memusuhi Allah. Allah berfirman pada ayat di atas, "Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh." Di sini seorang hamba benar-benar tidak hanya mengorbankan tenaga dan hartanya, melainkan lebih dari itu seluruh jiwa raganya diserahkan sebagai hadiah terbaik kepada Allah swt. Tidak sedikit dari para sahabat Rasulullah saw. yang telah membuktikan hakikat ini. Mereka berani berhijrah dari kota Makkah ke kota Madinah meninggalkan kekayaan yang telah mereka kumpulkan bertahun-tahun hanya karena Allah. Lebih dari itu mereka senantiasa terlibat langsung dalam berbagai pertempuran melawan orang kafir, dan telah banyak dari mereka yang gugur di medan tempur hanya karena Allah. Inilah gambaran investasi yang sebenarnya dari perjalanan seorang hamba kepada Allah Tuhannya.
Janji Allah Bagi Para Investor di Usaha Dakwah
Ustadz Sayyid Quthub -ketika menafsirkan ayat di atas- mengatakan bahwa kebenaran harus bergerak, menghadapi berbagai tantangan kebathilan, sehingga manusia terbebas dari penyembahan terhadap makhluk, menuju penyembahan terhadap Al-Khaliq (lihat Fi dzilaalil qur'an vol. 3. h. 1717). Sejalan dengan ini setiap muslim harus juga bergerak, mengerahkan segala kemampuan untuk menegakkan kebenaran tersebut. Bila ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, Allah berjanji bagi mereka akan memberikan surga sebagai balasannya.
Wa'dan alaihi haqqa, artinya bahwa janji ini pasti Allah penuhi. Dan janji ini sudah Allah tegaskan juga pada umat-umat terdahulu. Untuk itu mari kita berlomba-lomba berinvestasi di jalan para Nabi. Anda berminat?