Surat An-Nasr & Artinya INDONESIA

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.


(1). إِذَا جَاءَ نَصْرُ الَّهِ وَالْفَتْحُ
Idzaa jaa anashrullaahi walfath (Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan.)

(2). وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ الَّهِ أَفْوَاجًا
Waraayta nnaasa yadkhuluuna fii diinillaahi afwaajaa (Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,)

(3). فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚإِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا
fasabbih bihamdi rabbika wastaghfirhu innahu kaana tawwaabaa (maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.)


Kandungan & Keutamaan Surat An-Nasr
Allat SWT berfirman "Apabila Telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong , Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat" (QS An Nashr : 1-3)

Surat tersebut saat diturunkan merupakan sebuah keniscayaan bahwa  dikemudian hari umat Islam akan mengalami saat-saat memperoleh kemenangan. Dan terbukti pada tahun 8 Hijriah dengan peristiwa "Fathu Makkah". Saat peristiwa itu terjadi, manusia berbondong2 masuk dalam agama Islam.

Ibnul Qayyim -Rahimahullah- berkata "Ini adalah penaklukan terbesar dan dengannya Allah memuliakan agama, Rasul, para prajurit dan pasukan yang dapat dipercaya, dan dengan penaklukan ini pula Dia menyelamatkan negeri dan RumahNya, yang telah dijadikan petunjuk bagi semesta alam, menyelamatkan dari cengkraman orang2 kafir dan musyrik. Ini merupakan penaklukan dan sekaligus kemenangan yang telah dikabarkan penduduk langit, dan kemudian seluruh manusia masuk ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong, sehingga wajah bumi berseri menancarkan cahaya dan keceriaannya.  [1]

Hikmah yang dapat dipetik dari  surat An Nashr
Mari kita perhatikan penghujung surat ini, bahwa sesungguhnya disaat KEMENANGAN telah kita raih pada akhirnya Allah SWT meminta kita untuk BERTASBIH, BERSYUKUR dan BERISTIGHFAR (memohon ampun) pada Allah SWT.

Disaat Allah berikan kemenangan, muncul sombongan..
Disaat Allah berikan kemuliaan, muncul keangkuhan..
Disaat Allh memberikan limpahan nikmat, muncul kekufuran...

Sungguh... Peristiwa perang dengan kaum Tho'if cukuplah menjadi pelajaran, sedikitnya jumlah pasukan kaum Tho'if dan banyaknya jumlah tentara muslim saat itu menimbulkan kesombongan dalam hati para sahabat. Lalu apa yang terjadi.? Ternyata Allah tidak mengizinkan mereka untuk menembus benteng kaum Thoif. Setelah kaum muslimin pergi meninggalkan area peperangan dengan kekalahan, Rasulullah SAW bersabda "Ucapkanlah, ''Kami pasrah, bertaubat, menyembah dan kepada Rabb kami memuji'' "[2]
 
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan Isi Saran Dan Kritik Anda...