Surat AD-DHUHA & Artinya INDONESIA

 سْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ 

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


(1). وَالضُّحَىٰ
Wadhdhuhaa (Demi waktu matahari sepenggalahan naik)

(2). وَالَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ
wallayli idzaa sajaa (dan demi malam apabila telah sunyi)

(3). مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ
Maa wadda'aka rabbuka wamaa qalaa (Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu)

(4). وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَكَ مِنَ الْأُولَىٰ
walal-aakhiratu khayrun laka mina l-uulaa (dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan)

(5). وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰ
Walasawfa yu'thiika rabbuka fatardaa (Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas)

(6). أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَىٰ
Alam yajidka yatiiman faaawaa (Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu)

(7). وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ
Wawajadaka daallan fahadaa (Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk)

(8). وَوَجَدَكَ عَائِلًا فَأَغْنَىٰ
Wawajadaka 'aa-ilan fa-aghnaa (Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan)

(9). فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
Fa-ammaa lyatiima falaa taqhar (Adapun terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang)

(10). وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ
Wa-ammaa ssaa-ila falaa tanhar (Dan terhadap orang yang minta-minta maka janganlah kamu menghardiknya)

(11). وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
Wa-ammaa bini'mati rabbika fahaddits (Dan terhadap ni'mat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur



Kandungan & Keutamaan AD-DHUHA
Shalat dhuha adalah shalat yang dilakukan seorang muslim ketika matahari mulai naik antara 7 hasta sejak terbitnya matahari mulai jam 7 pagi hingga waktu zuhur tiba. jumlah rakaat shalat dhuha minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat dan dilakukan dalam satuan dua rakaat sekali salam.

Manfaat shalat dhuha yang dapat di peroleh dan dirasakan oleh orang yang melaksanakan shalat dhuha adalah dapat melapangkan dada dalam segala hal utama,dalam hal rejeki,sebab banyak orang terlibat dalam hal ini karena ekonomi sangat erat berhubungan dengan kehidupan.

Terlebih lagi shalat dhuha tidak hanya berguna untuk mempersiapkan diri menghadapi hari dengan rangkaian gerakan teraturnya,serta menangkal stres yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari

Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha – Shalat duha merupakan salah satu diantara shalat-shalat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Banyak sekali penjelasan hadits yang telah menyebutkan berbagai keutamaan dan keistimewaan shalat Dhuha bagi siapa saja yang melaksanakannya. Berikut ini adalah beberapa hadits Rasulullah Muhammad saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

  •  Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia

Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:
“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

  • Ghanimah (keuntungan) yang besar

Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:
Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang. Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!”.

Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya?” Mereka menjawab; “Ya!
Rasul saw berkata lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)

  • Sebuah rumah di surga

Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw: “Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634)

  • Memeroleh ganjaran di sore hari

Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata: Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika” (Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).

  • Pahala Umrah

Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).

Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda: “Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna..” (Shahih al-Jami`: 6346).

  • Ampunan Dosa

“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi).

Semoga sedikit kutipan mengenai Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha ini bisa membuat kita lebih giat lagi dalam menjalankan shalat dhuha, dan bagi yang belum melaksanakannya bisa memulai untuk menjalankannya… Aamiin
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan Isi Saran Dan Kritik Anda...